Melacak Relevansi Akal dengan Al Qur’an

Quran2Al Qur’an yang dijadikan pedoman bagi umat Islam hari ini banyak diperhadapkan dengan pertanyaan-pertanyaan seputar sekularisme, lebih terkhusus lagi diseputaran muslim kampus. Yakni relevansinya dengan konteks keduniawiaan manusia yang bersifat dinamis. Bahkan ada pemikiran yang berkembang menilai konteks yang diceritakan dalam Al Qur’an tidak sesuai lagi dengan kebutuhan manusia kontemporer.

Sikap kritis seperti diatas tidak lahir tanpa alasan, tapi atas refleksi mereka melihat kondisi Islam yang terbelakang khususnya dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini juga telah diungkapkan dengan jujur oleh banyak tokoh barat, sebut saja Samuel P.Huntinton yang menguraikan dengan gamblang bagaimana dunia barat memiliki ambisi yang kuat untuk menaklukkan Islam lewat berbagai macam perang. (Baca : Perang Pemikiran).

Respon yang lahir dari Islam sendiri sangat beragam, ada yang mengambil sikap inferior dengan mengabaikan kompleksitas persoalan manusia dan memilih berkhidmat pada persoalan yang transenden. Ada juga kelompok yang mencoba liberatif dengan berupaya mengeluarkan Islam dari ritus dan kejumudan. Hal itu yang menjadi semangat pembaharuan Islam seperti yang dilakukan oleh Muhammadiyah. Kesadaran untuk memajukan Islam lewat Ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat dilihat lewat ungkapan salah seorang tokoh pembaharu Muhammad Abduh, bahwa “Al Islam mahjubun bi I-Muslimin” (Islam tertutup oleh perbuatan yang dilakukan karena ketidakmampuan orang muslim itu sendiri).

Iklan

Mengkritik IMM ; Anak Manja Muhammadiyah

*Potret IMM di kampus UMPAR

325508_3534983783831_617150731_oTulisan ini berangkat dari sebuah kelompok mahasiswa yang membincang pergerakan mahasiswa Islam yang menurut mereka tidak produktif dalam menjalankan amanah dakwah. Mereka menganggap sebuah kesia-siaan jika sebuah organisasi Islam sibuk melaksanakan kaderisasi namun hasilnya tidak berbanding lurus dengan kualitas yang diharapkan, yang mereka maksud adalah kaderisasi di Universitas Muhammadiyah Parepare. Saat mereka memperdebatkan tema diatas, penulis sebagai pendamping hanya menyimak dan memberikan arahan setelahnya. Terus terang penulis merasa senang menghadapi mahasiswa-mahasiswa yang kritis, mereka yang berani dan punya pemikiran yang merdeka. Hal itu penulis tunjukkan dengan tidak menyela perdebatan meski pembahasannya kurang relevan dengan materi yang semestinya dibahas.

Baca lebih lanjut

Junior yang Dirindukan

734730_242687339196208_2097088119_nNamanya Andi Zainuddin (yang pake penutup kepala), sarjana pendidikan Mathematika tahun 2015. Kadang dipanggil Anjay, dan aku merindukannya. Setidaknya perasaan itu muncul setelah berkunjung kerumahnya disalah satu pelosok Kabupaten Soppeng malam tadi.
Kurang lebih 5 tahun berkenalan sejak bergabung di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah kota Parepare. Dan selama itu pula si Junior ini sering mendapat kritik dariku, kadang juga celaan. Tapi Junior satu ini terbilang unik, meski menyebalkan tapi bisa diandalkan. Sekalipun mendapat perlakuan yang tidak menyenangkan dia tetap tersenyum dan semakin loyal. Paling serius kalau ada acara ngopi, dan yang menjadi keahliannya adalah mendramatisir sesuatu grin emoticon
Udin sekarang telah menyelesaikan kuliah dan kembali ke kampung halamannya. Aku benar-benar merindukannya, si Udin dan gayanya unik.

“Salamaki’ ndi, semoga masa-masa bermahasiswa dulu menjadi bekal yang cukup untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Terima kasih atas dedikasi dan pertemanannya selama ini. Saya tunggu ngopi di Parepare”. Satu lagi, “Enak sekali tadi itu peco-peco ta, apa resepnya?”

Peta Politik Umat Islam

~Sebuah Tinjauan Sosio-historis. Artikel ini merupakan dokumentasi pemikiran dan pengayaan materi “Teori Masyarakat, Relasi Antara Negara – Agama yang disampaikan oleh Syarifuddin Jurdi pada kegiatan Darul Arqam Paripurna DPD IMM Sulawesi Selatan 2015~

Dalam sebuah buku Ahmad Syafii Maarif mengungkapkan, dengan segala kewaspadaan kita agar persentase jumlah umat Islam di Indoensia tidak menurun, tetapi masalah peningkatan kualitas harus lebih diutamakan. Saat sensus 2010 dilakukan, jumlah warga negara Indonesia yang mengaku beraga Islam adalah 87,18 % dari total populasi. Namun peran politik umat Islam yang mayoritas diatas justru menunjukkan hal yang sebaliknya.

“Potensi sebagai mayoritas selama ini tidak pernah utuh menjadi satu kesatuan bangunan apa pun. Kekuatan mayoritas ini masih sepenuhnya terserak menjadi serpihan-serpihan yang tak terberdayakan” (SM Edisi No. 01 Tahun ke-100)

Jika membuka sejarah, pemerintahan Soeharto yang menerapkan kebijakan represif terhadap Islam telah menjadi babak penting lahirnya peta politk baru bagi umat muslim, yang awalnya menghadapi sikap represif dan berdampak pada sikap politik dan M8Eun_k2mentalitas kaum Muslim Indonesia telah menjadi catatan sejarah yang menarik sejak setelah Soeharto menunaikan ibadah Haji dan disusul terbentuknya Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).Bisa dibilang saat itu adalah masa keemasan proses politik umat Islam yang tentunya mengalami perubahan penting seiring pergantian waktu. Baca lebih lanjut

Teori Perubahan ; Diskusi ke Aksi

demonstran_by_d24yPerubahan merupakan sesuatu yang niscaya dalam kehidupan ini. Setiap manusia pasti mengalami perubahan entah secara evolusi, involusi atau sekaligus revolusi, yang jelas bahwa perubahan akan senatiasa terjadi dalam dinamika kehidupan manusia. Kalau tidak terjadi perubahan itu berarti sedang terjadi sebuah kematian peradaban, yaitu peradaban yang tanpa ruh dan tanpa gerakan, tanpa dinamika bahkan hanya mayat dan benda mati yang ada dalam alam jagat ini. Perubahan sebagai bagian dari tanda adanya kehidupan tentu memiliki dimensi, bahkan bisa jadi perubahan itu pelu dilakukan rekayasa sehingga perubahan yang kita inginkan menjadi terarah dan tidak mengalami tumpang tindih. Perubahan yang tanpa rencana malah akan melahirkan bumerang bagi eksistensi manusia, karena bisa saja perubahan itu melanggar paradigma, nilai, dan yang lebih parah adalah kepentingan manusia itu sendiri. Baca lebih lanjut

Dakwah Berbasis Teknologi Infomasi

Quran-Beautiful-WallpaperPerkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan pada dunia termasuk peran agama. Islam adalah agama yang selalu relevan di setiap masa dan tempat (Shalih likulli zaman wa makan). Umat Islam selalu ditantang bagaimana mensintesakan keabadian wahyu dengan kesementaraan zaman. Teknologi Informasi merupakan salah satu terobosan peradaban yang meghadirkan media baru dalam penyebaran informasi dan pengetahuan.

Perkembangan informasi dan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk berdakwah, sebagai respon aktif dan kreatif umat Islamterhadap perkembangan zaman. Dakwah berbasis TI perlu dikembangkan karena dapat dilakukan melintasi batas ruang dan waktu serta memiliki cakupan geografis yang lebih luas bila dibandingkan dengan dakwah konvensional. Baca lebih lanjut

Parepare Blogger Community

12046632_510285212464605_5224233456065045937_nHari ini Sabtu, 24 Oktober 2015 di halaman kantor Telkom Parepare baru saja kami berkumpul untuk bersilaturahim dengan teman-teman Blogger Parepare. Meskipun yang hadir tidak sebanyak yang ditunggu, tapi setidaknya berjalan lancar dan menyenangkan.
Acara dimulai kira-kira pukul 9 malam dengan peserta sebanyak 8 orang. Jumlahnya memang terbilang sedikit, tapi memulai diskusi efektif kami anggap cukup memuaskan. Apalagi diadakan ditempat yang terbuka / both milik PT. Telkom dengan fasilitas hotspot membuat suasana “gathering” menjadi lebih menarik. Peserta juga disuguhi kopi nikmat hingga diskusi berjalan sangat alot hingga tengah malam. Kami berdisusi bukan hanya masalah blogging. Tema kepemudaan, film dan berbagai hobi lainnya. Begitulah gambaran komunitas ini kedepan, berharap bisa mewadahi berbagai profesi dan ketertarikan masing-masing.
Sebagai perkenalan, Komunitas Blogger Parepare di inisiasi dari diskusi dengan seorang kawan yang bernama Amir. Saya berkenalan saat bersama-sama bergiat di UKM jurnalistik. Amir adalah mahasiswa di salah satu perguruan tinggi Islam negeri di kota Parepare yang juga membina kelompok jurnalistik mahasiswa Redline. Sebagaimana aktivitas jurnalistik di kampus Universitas Muhammadiyah Parepare, kami menggunakan media blog untuk mengolah dan mempublikasikan berita. Harapannya, dengan menjalin silaturahmi dapat menjaga spirit dan berbagi inspirasi sesama aktivis jurnalistik.

Follow yach : https://www.facebook.com/parepareblogger/