Profil “Mahasiswa UMPAR”

uGroup ini dibuat sejak tahun 2010, bermula pada saat penyelenggaraan PILPRESMA BEM UMPAR (Pemilihan Presiden Mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare). Atas inisiatif admin #Muhammad Ramdhan yang juga sebagai sekretaris partai salah satu peserta Pemilu Raya Kampus, bermaksud menjadikan wadah ini sebagai ajang kampannye dan sosialisasi bakal calon yang akan diusung.

Awalnya group ini bernama “ALMAMATER BIRU” yang diadopsi dari nama partai “Aliansi Mahasiswa Mandiri dan Tercerahkan”. Karena dianggap tidak mengakomodir seluruh aspirasi mahasiswa dan pendukung partai mahasiswa lainnya, maka diubahlah nama group menjadi “BEM UMPAR” pada tahun 2011 dengan maksud agar forum ini menjadi corong aspirasi dan media sosialisasi pengurus BEM kepada seluruh mahasiswa UMPAR. Mengingat pada saat itu admin / pendiri juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal BEM UMPAR Periode 2010-2011.

Seiring dengan pesatnya dinamika media sosial, group ini juga tidak sedikit mendapat sikap protes dan penolakan atas aturan dan fungsinya, meskipun sebenarnya group ini tidak terdaftar secara resmi pada institusi kampus maupun lembaga kemahasiswaan. Perlu diingat bahwa kehadiran group ini hanyalah sekedar pemanfaatan media teknologi informasi dan juga wadah konsolidasi dan silaturahmi civitas kampus biru. Singkatnya, admin berharap group ini menjadi parameter demokratisasi dalam kampus Universitas Muhammadiyah Parepare.

Hingga tahun 2012, nama group kembali mengalami perubahan menjadi “MAHASISWA UMPAR” hingga saat ini yang jumlah membernya terus bertambah dan tetap selektif. Sekedar informasi, beberapa member yang keluar dan tidak sepakat dengan aturan group MAHASISWA UMPAR, memilih membuat group lain seperti :

Group MAHASISWA UMPAR Jilid II
Group MAHASISWA UMPAR Cinta Kampus Biru
Group MAHASISWA UMPAR Jilid III , dan mungkin masih ada yang lain.

Salam Damai @dmin

https://www.facebook.com/groups/kampusislami/

Teori Big Bang vs Al Qur’an

strange-albert-einsteinSengaja kita tampilkan disini yang membicarakan asal-usul hdup manusia bumi berdasarkan teori evolusi sebagai hasil capaian penyelidikan orang-orang barat pada mana dapat dilihat adanya faham materialisme yang menyatakan alam semesta telah terwujud sendirinya, menurut proses alamiah, tanpa penciptaan dan rencana tertentu oleh Yang Mahakuasa untuk kehidupan manusia.

Teori evolusi ini hampir-hampir meliputi seluruh masyarakat manusia bumi hingga sempat menyusup kedalam sekolah-sekolah yang mengajarkan agama Islam di mana faham materialisme harusnya sangat ditentang. Sampai-sampai kebanyakan anggota masyarakat dalam menanggapi sesuatu yang bersifat alamiah selalu didasarkan atas pandangan sarjana barat naturalisme. Mereka cenderung memperkirakan bahwa semua yang dikemukakan sarjana barat sebagai hal praktis dan benar berlaku. Bahwa mengenai keterangan yang menyangkut dengan bidang astronomi, pada pokoknya teori gravitasi “Newton dan Relativity Einstein memegang peranan penting, sementara yang sehubungan dengan biologi dan histori, maka teori evolusi Darwin bertindak selaku pedoman. (lebih…)

Demokrasi Generasi Salaf

demokrasi-ilustrasi-_120318123500-678Sebelum wafat, Amirul Mukminin Umar bin Khathab RA membentuk tim kecil yang terdiri dari enam orang sahabat yang masih tersisa dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga ditambah Abdullah bin Umar. Tim bertugas memilih salah seorang di antara mereka untuk menjadi khalifah. Batas waktu hanya tiga hari, terhitung sejak meninggalnya Umar.

Tim kecil yang terdiri dari Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf, Thalhah bin Ubaidillah, Zubair bin Awwam, Sa’ad bin bin Abi Waqqash, dan Abdullah bin Umar –Radhiyallahu ‘Anhum– ini pun bersidang. Zubair memberikan suaranya kepada Ali. Sa’ad memberikan suaranya untuk Abdurrahman. Sedangkan Thalhah menyerahkan suaranya kepada Utsman. Adapun Ibnu Umar, dia tidak mempunyai hak memilih dan dipilih.

Calon khalifah mengerucut pada tiga orang; Utsman, Ali, dan Abdurrahman. Tetapi, Abdurrahman mengundurkan diri, sehingga kandidat pun tinggal Utsman dan Ali. Anggota tim sepakat menyerahkan finalisasi urusan pemilihan khalifah ini kepada Abdurrahman. (lebih…)

Pendidikan Itu Penting

Pendidikan Formal, Sempat belajar  di Taman Kanak-kanak (TK) DDI Al-Ikhsan Parepare – SD Negeri 37 Parepare – SMP Negeri 01 Parepare – SMK Negeri 2 Parepare Jurusan Teknik Audio Vidio – Telah menyelesaikan studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris di Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Parepare dan juga masih terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam dikampus yang sama. Selain pendidikan formal, saya juga bergabung dalam beberapa lembaga kemahasiswaan. Karena pendidikan itu penting !

Organisasi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Bahasa Inggris (HMJ BI) atau biasa kami sebut English Department Student Association (EDSA) UMPAR Tahun 2009-2010 – Ketua Umum Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Keguruan & Ilmu Pendidikan UMPAR (PIKOM IMM FKIP) Tahun 2010-2011 – Sekretaris Jendral (Sekjend) Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare (BEM UMPAR) Tahun 2010-2011 – Sekarang berjuang bersama Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Parepare – Serta bergiat dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Pena Universitas Muhammadiyah Parepare

BEM UMPAR (Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare), adalah lembaga internal kampus yang berfungsi sebagai perwakilan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Parepare. Ketua Bem disebut Presiden mahasiswa yang dibantu oleh menteri yang membawahi Bem Fakultas yang ada di kampus. Jabatan terakhir saya selaku pengurus BEM UMPAR adalah Sekretris Jendral untuk masa bakti 2010-2011. Untuk lebih mengenal BEM UMPAR klik disini.

EDSA (English Department Student Association), adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan untuk tingkat Program Studi pendidikan bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Parepare, organisasi untuk pengembangan disiplin ilmu dan menjadi perwakilan mahasiswa di tingkat jurusan. Kegiatan yang digiatan adalah pengembangan keterampilan berbahasa Inggris lewat program-program kreatif seperti meeting dan English Camp. Jabatan terkhir saya selaku ketua umum untuk masa bakti 2009-2010.Untuk lebih mengenal EDSA klik disini.

PENA, adalah Unit Kegiatan Mahasiswa Pers Pena yang berbentuk organisasi penyaluran/pengembangan minat dan bakat khususnya dalam hal jurnalisme pada mahasiswa. setelah mengikuti workshop pada tahun 2008, saya bersama beberapa mahasiswa lainnya mulai merintis Ukm ini sehingga resmi berdiri olah SK Rektor Universitas Muhammadiyah Parepare pada tahun 2011. selaku pendiri tidak lagi menjabat sebagai pengurus dan mengamanahkan organisasi ini untuk dikelola oleh mahasiswa semester aktif. Terakhir saya dipercayakan sebagai anggota dewan pembina dalam organisasi ini. Untuk lebih mengenal UKM PERS PENA klik disini.

IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) ialah organisasi mahasiswa Islam di Indonesia yang memiliki hubungan struktural dengan organisasi Muhammadiyah dengan kedudukan sebagai organisasi otonom. Memiliki tujuan terbentuknya akademisi Islam yang berakhlak mulia dalam rangka mencapai tujuan Muhammadiyah. Keberadaan IMM di perguruan tinggi Muhammadiyah telah diatur secara jelas dalam qoidah pada bab 10 pasal 39 ayat 3: “Organisasi Mahasiswa yang ada di dalam Perguruan Tinggi Muhammadiyah adalah Senat Mahasiswa dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)”. Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) didirikan di Yogyakarta pada tangal 14 Maret 1964, bertepatan dengan tanggal 29 Syawwal 1384 H. Pendiri IMM adalah Djazman al Kindi, Rosyad saleh, Yahya muhaimin dan Amien Rais. Untuk lebih mengenal IMM klik disini

Darul Arqam Dasar : Rumahku

Tim Instruktur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Tim Instruktur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah

Lima belas abad yang lalu, saat Muhammad diutus oleh Allah SWT sebagai Nabi terakhir. Masyarakat arab yang pada zamannya tenggelam dalam paganisme dan bentuk kejahiliaan lainnya. Para penguasa Quraisy dengan sewenang-wenang membangun peradaban diskriminatif yang diselimuti kekufuran, hingga Rasulullah tampil sebagai Revolusioner dengan pengetahuan agung Al Qur’an sebagai wahyu Ilahi. Lewat dakwah tauhid lahirlah gerakan massif yang membebaskan, mencerdaskan, mencerahkan dan memuliakan umat manusia. Betapapun sulitnya menyampaikan kebenaran Islam dan mengenyahkan kebathilan, namun Rasulullah bersama sahabat yang sedikit jumlahnya, teguh dalam persaudaraan aqidah Islam yang mulia.

(lebih…)

Rangkuman Patologi Sosial

Untitled-1

1.     Sigmunt Freud (1856-1939)

Perilaku menyimpang ditandai oleh adanya pola-pola kepribadian yang inadekuat disertai dengan pengalaman-pengalaman atau konflik-konflik ketidaksadaran antara komponen-komponen kerpibadian id, ego dan superego.

 2.      Kartino Kartono

Patologi Sosial adalah semua tingkah laku yang bertentangan dengan norma kebaikan, stabilitas lokal, pola kesederhanaan, moral, hak milik, solidaritas kekeluargaan, hidup rukun bertetangga, disiplin, kebaikan dan hukum formal.

 3.      St. Vembriarto (1981)

Bahwa studi patologi social memilki fase-fase tersendiri. Adapun perkembangan patologi sosial ada melalui tiga fase yaitu masalah sosial, Disorganisasi sosial, dan fase sistematik.

 4.      Dollard

Penyimpangan perilaku disebabkan oleh adanya agresi sebagai akibat rasa frustasi yang muncul karena ketidakpuasan dalam diri seseorang.

 5.      C.C. North

Dalam usaha pencapaian tujuan dan sasaran hidup yang bernilai bagi satu kebudayaan atau satu masyarakat, harus disertakan etik social guna menentukan cara pencapaian sasaran.

 6.      Koe Soe Khiam (1963)

Patologi sosial adalah suatu gejala dimana tidak ada persesuaian antara berbagai unsur dari suatu keseluruhan sehingga dapat membahayakan kehidupan kelompok atau yang merintangi pemuasan keinginan fundamental dari anggota-anggotanya, akibatnya pengikatan sosial patah sama sekali.

  7.      Soejono Soekanto

Masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat yang membahayakan kelompok sosial.

 8.      Blummer (1971) dan  Thampson (1988)

Menyatakan bahwa masalah sosial adalah suatu kondisi yang dirumuskan atau dinyatakan oleh suatu entitas yang berpengaruh, yang mengancam nilai-nilai suatu masyarakat dan kondisi itu diharapkan dapat diatasi melalui kegiatan bersama.

“Psikopat – Psycho atau Sosiopatik = Anti Sosial. Psikopat adalah seseorang yang dapat memutarbalikan/ menyembunyikan fakta, alibi dan tidak mempunyai rasa bersalah/ malu atau penyesalan sama sekali atas suatu perilaku merugikan yang dilakukan oleh dirinya, terkesan cerdik, smart (pintar), pandai mengelak, manipulatif dan jago berargumentasi melalui artikulasi berbahasa saat melakukan suatu kejahatan yang sempurna dalam bentuk penubunuhan fisik atau psikologis”

REFERENSI :

Taufik Winarmo. Makalah  : Sejarah Patologi Sosial.

Kartono, Kartini. 2003. Patologi Sosial. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Terry Irenewaty, M.Hum. Patologi Sosial Dan Masalah Sosial

 

Manajemen, Administrasi dan Kesekretariatan

Parepare, 16 Juni 2012

Asslamu alaikum wr wb, salam progres intelektual !
Manajemen, administrasi atau kesekretariatan tentunya sangat sering kita dengar. khususnya bagi mereka yang bergelut di organisasi, meniscayakan kita untuk berkenalan dengan ketiga istilah tersebut. Berikut saya akan mengulasnya dalam sebuah pemaparan yang padat. Iya, karena rangkuman dari berbagai literatur dan sumber. Materi ini sempat saya bawakan pada salah satu Latihan kepemimpinan mahasiswa, jadi harap maklum modelnya mirip Bahan ajar gitu..berikut pembahasannya,

(lebih…)

Birokrasi, Gerakan Abad Ke-2 Muhammadiyah

Aku melihat antrian panjang disudut kampus ini, sebuah pemandangan rutin dipenghujung semester setiap tahunnya. Mereka (mahasiswa) berbaris berkelompok menunggu pengambilan surat keterangan untuk mengikuti Final semester sebagai salah satu rangkaian akademik. Mereka menunggu dengan perasaan gerah dan bosan, bagaimana tidak pelayanan kampus belum mampu menunjukkan kredibilitasnya menyesuaikan diri dengan peningkatan statistik mahasiswa secara kuantitas.

Untuk mendapat pelayanan dari biro yang bersangkutan, mereka mesti memperlihatkan kartu rencana studi (KRS), bukti pembayaran terakhir (SPP/DPK) dan Dokumen atau kwitansi pembayaran lainnya sebagai bukti kemahasiswaan. Ini merupakan upaya menciptakan atmosfir manajemen administrasi yang sistematis yang sebenarnya bertujuan untuk memudahkan semua pihak. Namun realitas banyaknya mahasiswa yang mengalami kecelakaan dalam menginventarisir dokument tersebut harus dipusingkan untuk mencari salinan yang cukup sulit dan kadang dipersulit.

(lebih…)

Kita Solangasan ; Buntu Bantuan Desa Kenangan

Menikmati suasa di Desa bersama anak-anak

Menikmati suasa di Desa bersama anak-anak

Pernahkah anda tinggal didesa? yang dikeliling gunung dan pemandangan yang serba hijau. udaranya sejuk bahkan mencapai 20′ Celcius sehingga membuat badan kita menggigil dan malas mandi.
Pernahkah anda tinggal didesa? yang sangat terpencil jauh dari perkotaan dan keramaian, jalannya bebatuan tak diaspal tapi kalau hujan rawan lonsor dan becek.Saya pernah tinggal didesa yang sungguh memberikan banyak pelajaran, tentang kederhanaan “Tidak ada Sinyal untuk HP”, tentang ketenangan “Tidak ada suara bising kendaraan”, tentang penderitaan “Jalan kaki berkilo-kilo jauhnya”, tentang segala hal disebuah desa yang bernama Buntu Batuan “Puncak Gunung”. Diatas adalah wajah saya ketika tinggal didesa bersama kepala desa dan pak dusun. Berikut Profilnya..

(lebih…)

Pembelajaran Dan Pengembangan Kurikulum

Kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan oleh setiap guru, selalu bermuara pada komponen-komponen pembelajaran yang tersurat dalam kurikulum. Pernyataan ini, didasarkan pada kenyataan bahwa kegiatan pembelajaran yang diselenggarakan oleh pada guru merupakan bagian dari pendidikan formal yang syrat mutlaknya adalah adanya kurikulum sebagai pedoman. Dengan demikian, guru dalam merancang program pembelajaran maupun melaksanakan proses pembelajaran akan selalu berpedoman pada kurikulum.

Guru dapat dikatakan sebagai pemegang peran penting dalam pengimplementasian kurikulum, baik dalam rancangan maumpun dalam tindakannya. Oleh karena itu, sudah selayaknya seorang calon guru dikenalkan dengan kurikulum yang akan banyak digaulinya pada saatny nanti. Pengenalan terhadap kurikulum tersebut, tidak saja terbatas pada pengertian kurikulum saja, lebih dari itu yang penting adalah berkenaan dengan pengembangan kurikulum.
Kurikulum dan Landasan Pengembangan Kurikulum
1. Pengertian Kurikulum
a) Kurikulum sebagai jalan meraih ijazah. Seperti kita ketahui bersama, kurikulum merupakan syarat mutlak dalam pendidikan formal.
b) Kurikulum sebagai mata dan isi pelajaran.
c) Kurikulum sebagai rencana kegiatan pembelajaran.
d) Kurikulum sebagai hasil belajar
e) Kurikulum sebagi pengalaman belajar.

2. Landasan pengembangan kurikulum
Kurikulum merupakan wahana belajar-mengajar yang dinamais sehingga perlu dinilai dan dikembangkan secara terus menerus dan berkelanjutan sesuai dengan perkembangan yang ada dalam masyarakat.
Agar pengembangan kurikulum dapat berhasil sesuai dengan yang diinginkan, maka dalam pengembangan kurikulum diperlukan landasan-landasan pengembangan kurikulum. Landasan program dan pengembangan kurikulum merupakan contoh adanya landasan-landasan pengembangan kurikulum, yang acapkali disebut sebagai determinan (factor-faktor penentu) pengembangan kurikulum.
a) Landasan Filosofis
b) Landasan Sosial Budaya Agama
c) Landasan Ilmu pengetahuan Teknologi dan seni
d) Landasan Kebutuhan Masyarakat

Komponen Dan Prinsip-Prinsip Pengembangan Kurikulum
1. Komponen Kurikulum
Komponen-komponen kurikulum sebelumnya yakni komponen kurikulum yang terdiri dari : tujuan, materi/pengalaman belajar, organisasi, dan evaluasi.
a. Tujuan
sebagai sebuah komponen kurikulum merupakan kekuatan-kekuatan fundamental yang peka sekali, karena hasil kurikuler yang diinginkan tidak hanya sangat mempengaruhi gentuk kurikulum, tetapi memberikan arah dan focus untuk seuruh program pendidikan.
b. Materi/pengalaman belajar.
Hal yang merupakan fungsi khusus dari kurikulum pendidikan formal adalah memilih dan menyusun isi (komponen kedua dari kurikulum0 supaya keinginan tujuan kurikulum dapat dicapai dengan cara paling efektif dansupaya pengetahuan paling penting yang diinginkan pada jalurnya dapat disajikan secara efektif
c. Organisasi.
Perbedaan antara belajar di sekolah dan belajar dalam kehidupan adalh dalam halpengorganisasian secara formal di sekolah. Jika kurikulum merupakan suatu rencana untuk belajar maka isi dan pengalaman belajar membutuhkan pengorganisasian sedemikian rupa sehingga berguna bagi tujuan-tujuan pendidikan.
d. Evaluasi.
Evaluasi merupakan komponen keempat kurikulum, mungkin merupakn aspek kegiatan pendidikan yang dipandang paling kecil. Evaluasi kurikulum secara luas tidak hanya menilai dokumen tertulis, tetapi yang lebih penting adalah kurikulum yang diterapkan sebagai bahan-bahan fungsional dan lingkungan. Adapun peran evaluasi dalam kurikulum secara keseluruhan, baik evaluasi belajar siswa maupun keefektifan kurikulum dan pembelajaran, dapat digunakan sebagai landasan pengembangan kurikulum.

rifdoisme.com

Wadah Curahan Problem Sosial-Kemanusiaan

MCU Kursus Film

Belajar film buat siapa saja

Cendana Putih

Keresahan dan mimpi yang tak sempat tersampaikan. Bisa saja keduanya kita sejalan. Kalau pun tidak, setidaknya kita saling memahamkan. Tetap gaungkan mimpi dan harapan. Start to be a star! Makassar, Indonesia. ^^

Aisyah Najib Kailany

Ku Ingin Mengukir Sejarah Dengan Tinta Emas Bersamamu

Robiyatul's blog

This is my own story ,,,,,,,,,

MUHAMMAD RAMDHAN

Jejak Pemikiran

JEJAK INSPIRASI

Catatan Orang Gila, Kumpulan Kisah dan Kata Inspiratif serta Pelontar Keilmuan

Tulisan Sani

Just another WordPress.com weblog

JEJAK PEMIKIRAN

Muhammad Ramdhan

Chelsea Fhitry Lampard

Hanya Sebuah Tulisan

Rasyid Ridha

Jendela Dunia | Private Blog

EDSA FKIP UMPAR

Rahmateckohidayat

Sophia Sciencia

"Berbuatlah adil sejak dari fikiran"

tentang PENDIDIKAN

Makalah dan Artikel Pendidikan

'nBASIS

Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya

Kedai Buku Pilihan

Berbagi Kunci Gerbang Dunia Pemikiran

SilentManifest

Don't Trust Me. I'm not a Writer

kpprkosmik

We Share Information about Kelompok Pengembangan Public Relations (KPPR)

khusnul amin, S.Pd

daily activities and school

www.PortalBugis.Com

"Catatan Bugis Di Rantau & Budayanya"

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 729 pengikut lainnya.