Teori Perubahan ; Diskusi ke Aksi

demonstran_by_d24yPerubahan merupakan sesuatu yang niscaya dalam kehidupan ini. Setiap manusia pasti mengalami perubahan entah secara evolusi, involusi atau sekaligus revolusi, yang jelas bahwa perubahan akan senatiasa terjadi dalam dinamika kehidupan manusia. Kalau tidak terjadi perubahan itu berarti sedang terjadi sebuah kematian peradaban, yaitu peradaban yang tanpa ruh dan tanpa gerakan, tanpa dinamika bahkan hanya mayat dan benda mati yang ada dalam alam jagat ini. Perubahan sebagai bagian dari tanda adanya kehidupan tentu memiliki dimensi, bahkan bisa jadi perubahan itu pelu dilakukan rekayasa sehingga perubahan yang kita inginkan menjadi terarah dan tidak mengalami tumpang tindih. Perubahan yang tanpa rencana malah akan melahirkan bumerang bagi eksistensi manusia, karena bisa saja perubahan itu melanggar paradigma, nilai, dan yang lebih parah adalah kepentingan manusia itu sendiri.

Dikatakan oleh Wilbert Moore dalam Robert H. Lauer (Pespektif Tentang Perubahan Sosial edisi terjemahan dari Perspectives on Social Change: 2003: 4) mendefinisikan perubahan sosial sebagai perubahan penting dari stuktur sosial yang dimaksud dengan struktur sosial adalah pola-pola perilaku dan interaksi sosial. Definisi yang lain juga mencakup bidang yang sangat luas yaitu perubahan sosial didefinisikan sebagai variasi atau modifikasi dalam setiap aspek proses sosial, pola sosial, dan bentuk-bentuk sosial, serta setiap modifikasi pola antar hubungan yang mapan dan sandar perilaku.

Pilar perubahan dilihat dari intensitasnya :

  1. Perubahan yang terjadi secara perlahan-lahan disebut dengan evolusi. Proses dari evolusi ini merupakan perubahan yang membutuhkan waktu yang cukup lama.
  2. Involusi adalah merupakan suatu perubahan yang dilakukan, didoronguntuk melawan relitas yang ada. Kalau evolusi itu perubahan yang alami – sekalipun dalam neo evolusi ada entits luar yang berpengaruh – involusi memang di dorong dan direncanakan sebagai antitesa dari realitas yang ada.
  3. Revolusi, adalah perubahannya radikal, fundamental menyentuh inti bangunan dan fungsi sosial. Perubahan yang terjadi sangat cepat dan tiba-tiba.
  4. Menurut Sztompka (2004: 357) dibandingkan dengan bentuk perubahan sosial lain, revolusi berbeda dalam empat hal. (1) menimbulkan perubahan dalam cakupan terluas, menyentuh semua tingkat dan dimensi masyarakat; (2) dalam semua bidang tersebut, perubahannya radikal, fundamental menyentuh inti bangunan dan fungsi sosial. (3) perubahan yang terjai sangat cepat, tiba-tiba, seperti ledakan dinamit ditengah aliran lambat proses historis. (4) dengan semua alasan itu, revolusi adalah sebuah pertunjukan perubahan paling menonjol.

Kalau kita ingin melakukan perubahan social, Maka kita harus mengkampanyekan kepribadian inovatif secara besar-besaran di media massa atau dunia pendidikan sehingga muncul kepribadian yang memberikan keterbukaan dan kreatifitas. (Kutipan)

*Tulisan ini merupakan hasil diskusi bersama Fajlurrahman Jurdi, SH.,MH

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s